MSP NEWS Summer Course Highland to Ocean 2026 Successfully Held,...
Read More
MSP NEWS Summer Course Highland to Ocean 2026 Successfully Held,...
Read MoreHome Alumni Staff Undergraduate Postgraduate Profile Department MSP News Hamburger...
Read MoreShare
June 18, 2026
Category:
Research
Bogor — kemampuan menonaktifkan kualitas air limbah merupakan salah satu kompetensi yang dibekalkan kepada mahasiswa Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University . Kompetensi ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengurangi efektivitas pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dalam menjaga kualitas lingkungan perairan.
Dalam proses pembelajaran, siswa mempelajari analisis analisis kualitas air limbah pada saluran masuk (inlet) dan saluran keluar (outlet) IPAL. Air limbah yang masuk ke sistem pengolahan dibandingkan dengan air hasil olahan untuk mengetahui tingkat efektivitas proses pengolahan.
Beberapa parameter utama yang dijelaskan meliputi Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), minyak dan lemak, serta amonia . Parameter-parameter tersebut merupakan indikator penting dalam menilai tingkat polusi dan kualitas air limbah sebelum dialirkan ke badan air.
Hasil analisis menunjukkan bahwa pengolahan yang berjalan secara optimal mampu menurunkan konsentrasi berbagai parameter pencemar secara signifikan. Penurunan tersebut menjadi indikator bahwa sistem IPAL bekerja efektif dalam mengurangi beban polusi sehingga air hasil makanan dapat memenuhi baku mutu lingkungan sesuai peraturan yang berlaku.
Selain memancarkan kualitas udara, mahasiswa juga mempelajari berbagai indikator efektivitas pengelolaan IPAL, mulai dari kemampuan sistem dalam mereduksi beban pencemar, penyediaan baku mutu, kondisi operasional instalasi, hingga kelayakan air hasil makanan untuk dialirkan ke badan penerima udara.
Melalui pembelajaran ini, siswa tidak hanya memahami aspek teknis pengolahan limbah, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam menafsirkan data kualitas udara sebagai dasar pengambilan keputusan pengelolaan lingkungan. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan MSP untuk berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan di sektor pemerintahan, industri, maupun lembaga penelitian.
Departemen MSP FPIK IPB terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis praktik dan studi kasus nyata sehingga lulusan memiliki kemampuan analitis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta mampu mendukung upaya pelestarian kualitas lingkungan perairan.
Redaksi: Tim Humas Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) FPIK IPB University.
More News in Category: