Konsinyasi Pembuatan Laporan Antara Penentuan Daya Tampung Beban Pencemaran (DTBP) Beberapa DAS yang Melewati Provinsi Jawa Barat dan Banten

Recent Post ...

Share

June 28, 2026

Category:

Lecture

Bogor – Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), IPB University, bersama Direktorat Pengendalian dan Pengelolaan Mutu Air Sungai, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), melaksanakan kegiatan Konsinyasi Pembuatan Laporan Antara Penentuan Daya Tampung Beban Pencemaran (DTBP) Beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) yang Melewati Provinsi Jawa Barat dan Banten. Kegiatan ini diselenggarakan pada 28 Juni 2026 di Sekretariat SCOPE sebagai bagian dari proses evaluasi dan penyusunan laporan antara hasil kajian.

Penentuan Daya Tampung Beban Pencemaran (DTBP) sungai merupakan salah satu kompetensi dan bidang keahlian yang dikembangkan di Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) FPIK IPB University. Kajian ini berperan penting dalam menentukan kemampuan suatu badan air untuk menerima beban pencemaran tanpa menyebabkan penurunan kualitas air yang melampaui baku mutu. Hasil kajian DTBP menjadi dasar ilmiah dalam penyusunan strategi pengelolaan kualitas air serta rekomendasi kebijakan pengendalian pencemaran sungai secara berkelanjutan.

 

Sebagai institusi yang terus berkembang dan dinamis dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Departemen MSP FPIK IPB University senantiasa memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra, baik dari instansi pemerintah, perguruan tinggi, maupun lembaga lainnya. Pada kesempatan ini, Departemen MSP menjalin kolaborasi dengan Direktorat Pengendalian dan Pengelolaan Mutu Air Sungai, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dalam pelaksanaan kajian penentuan DTBP pada beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) yang melintasi Provinsi Jawa Barat dan Banten.

 

Kegiatan konsinyasi ini menjadi forum untuk membahas perkembangan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, sekaligus menyusun laporan antara sebagai tahapan penting sebelum penyusunan laporan akhir. Rangkaian kegiatan meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, pemodelan kualitas air dan daya tampung beban pencemaran, evaluasi hasil analisis, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan pengendalian pencemaran yang berbasis pada data ilmiah.

 

Kolaborasi tersebut dilaksanakan oleh tim yang terdiri atas dosen dan mahasiswa lintas program studi di IPB University, yaitu M. Irfan Afif selaku dosen Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) FPIK IPB University, bersama Tawakal dari Program Doktor Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL), Jauhar dari Program Doktor Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (SPL), serta Rindu, mahasiswa Program Sarjana MSP angkatan 59. Sinergi lintas jenjang pendidikan ini menunjukkan komitmen Departemen MSP dalam mengintegrasikan kegiatan pendidikan, penelitian, dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

 

Ketua Departemen MSP FPIK IPB University, Prof. Hefni Effendi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja secara profesional dalam melaksanakan kajian tersebut. Beliau berharap semangat kolaborasi dan dedikasi yang telah ditunjukkan dapat terus dipertahankan sehingga menghasilkan rekomendasi ilmiah yang bermanfaat bagi pengelolaan kualitas air sungai di Indonesia.

 

Melalui kegiatan ini, Departemen MSP FPIK IPB University kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang aktif menghasilkan kajian ilmiah yang aplikatif serta mendukung penyusunan kebijakan pengelolaan sumber daya perairan berbasis sains. Kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendukung pengelolaan kualitas lingkungan perairan yang berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Add Your Heading Text Here