Mahasiswa MSP IPB Laksanakan Kunjungan ke Calon Lokasi Magang Kampus Berdampak di LKST IPB dan SKY Lab

Recent Post ...

Share

July 19, 2026

Category:

Student

Bogor – Dalam rangka memperluas wawasan mahasiswa terhadap dunia kerja sekaligus mempersiapkan pelaksanaan program Magang Kampus Berdampak (sebelumnya Merdeka Belajar Kampus Merdeka/MBKM), dosen pembimbing bersama mahasiswa Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), IPB University melaksanakan kunjungan akademik ke Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan lingkungan kerja, fasilitas laboratorium, serta peluang pengembangan kompetensi yang dapat diperoleh mahasiswa selama mengikuti program magang.

 

Kunjungan diawali dengan observasi ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) LKST IPB, di mana mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai sistem pengolahan air limbah yang diterapkan untuk limbah domestik maupun kegiatan industri. Selama kegiatan, peserta mempelajari tahapan proses pengolahan air limbah, mulai dari pra-perlakuan (pre-treatment), proses biologis dan kimia melalui aerasi, sedimentasi, hingga filtrasi sebagai tahapan akhir sebelum air hasil olahan dilepas ke lingkungan.

 

Selain memahami alur pengolahan air limbah, mahasiswa juga diperkenalkan dengan penerapan teknologi biofilter sebagai salah satu metode pengolahan yang ramah lingkungan dan efisien. Teknologi tersebut menjadi salah satu contoh implementasi konsep pengelolaan kualitas lingkungan yang mengintegrasikan aspek teknis, ekologis, dan keberlanjutan. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan berupa pengamatan sistem IPAL serta demonstrasi monitoring kualitas air, termasuk proses pengambilan sampel dan pengukuran berbagai parameter kualitas air yang digunakan dalam kegiatan pemantauan lingkungan.

 

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Laboratorium Uji Kualitas Lingkungan (SKY Lab) untuk mengenal lebih dekat berbagai fasilitas laboratorium yang mendukung analisis lingkungan. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai ruang lingkup layanan laboratorium, standar mutu pengujian, serta berbagai instrumen analisis yang digunakan dalam pengujian kualitas air dan udara.

 

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan laboratorium berteknologi tinggi, seperti Inductively Coupled Plasma–Optical Emission Spectrometry (ICP-OES) untuk analisis unsur dalam sampel lingkungan serta Gas Chromatography (GC) yang digunakan dalam analisis senyawa organik. Selain itu, mahasiswa mendapatkan informasi mengenai kegiatan uji mikrobiologi, identifikasi koloni bakteri, serta penerapan sistem manajemen mutu laboratorium yang telah memenuhi standar ISO/IEC 17025, sehingga menghasilkan data pengujian yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Melalui kegiatan observasi langsung ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai teknologi dan prosedur analisis lingkungan, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai budaya kerja profesional di laboratorium pengujian serta fasilitas pendukung penelitian dan layanan jasa yang dimiliki LKST IPB. Interaksi dengan para praktisi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berdiskusi mengenai tantangan di dunia kerja sekaligus kompetensi yang dibutuhkan oleh lulusan di bidang pengelolaan sumber daya perairan dan lingkungan.

 

Kegiatan kunjungan ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa dalam menentukan lokasi magang yang sesuai dengan minat dan bidang keahlian masing-masing. Selain memperkuat keterkaitan antara teori yang dipelajari di bangku perkuliahan dengan praktik di lapangan, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan jejaring profesional yang dapat mendukung kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja.

 

Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan FPIK IPB University terus berkomitmen mendukung pelaksanaan pembelajaran yang adaptif melalui berbagai kegiatan akademik berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui kolaborasi dengan berbagai unit di lingkungan IPB University maupun mitra eksternal, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi teknis, kemampuan analitis, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia profesional di masa mendatang.

Add Your Heading Text Here